Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2022

Pengertian Elektron Valensi

  Elektron valensi adalah elektron yang memiliki peranan penting. Terutama dalam pembentukan ikatan kimia antar atom. Elektron valensi mampu dinyatakan sebagai elektron, keberadaannya dalam barisan orbital kulit terluar dari sebuah atom. Melansir Wikipedia, elektron valensi merupakan elektron dalam kelopak terluar yang tersambung dengan suatu atom. Bahkan dapat berpartisipasi saat pembentukan ikatan kimia apabila kelopak terluarnya belum penuh. Secara umum elektron valensi sebagai elektron yang terjauh dari inti. Hal itu yang mengakibatkan elektron dapat tertarik sedikit atau banyak oleh inti dari atom lain daripada inti atom sendiri. Apabila sebuah atom yang elektron valensinya terisi penuh, maka menyerupai pada s2p6 yang cenderung tidak reaktif atau stabil (inert). Jenis atom tersebut sulit untuk bereaksi dengan jenis atom yang lainnya. Sedangkan atom yang kelebihan satu atau dua elektron cenderung reaktif, maka akan menyerupai golongan 1A, 2A ataupun 3A. Bahkan atom yang kekuran...

ESP32 Based Implementation of Water Quality and Quantity Regulating System

 The primary purpose of this paper is to reduce the wastage of water. The former way of water testing is manual, costly, time consuming, whereas proposed work is easy to install and cost effective. The proposed work is focused on water quality and quantity measurements by using ESP32 microcontroller and Blynk for communication between hardware and phone. Water quality is monitored by the various chemical parameters of water like pH and electrical conductivity and physical parameters of water like turbidity and temperature. In addition, the quantity of water is measured by flow sensor and water level present in the tank is control by admin through the pump. Global Positioning System (GPS) is used to update the location of the water tank to save time and speedy maintenance. The result shows a good agreement with the standard values of parameters as per World Health Organization (WHO).

Interaksi antar individu / organisme

 Semua makhluk hidup selalu bergantung kepada makhluk hidup yang lain. Tiap individu akan selalu berhubungan dengan individu lain yang sejenis atau lain jenis, baik individu dalam satu populasinya atau individu-individu dari populasi lain. Interaksi demikian banyak kita lihat di sekitar kita. Interaksi antar organisme dalam komunitas ada yang sangat erat dan ada yang kurang erat. Interaksi antar organisme dapat dikategorikan sebagai berikut;  1) Netral adalah hubungan tidak saling mengganggu Antar organisme dalam habitat yang sama yang bersifat tidak menguntungkan dan tidak merugikan kedua belah pihak, disebut netral. Contohnya : antara capung dan sapi.  2) Predasi adalah hubungan antara mangsa dan pemangsa (predator). Hubungan ini sangat erat sebab tanpa mangsa, predator tak dapat hidup. Sebaliknya, predator juga berfungsi sebagai pengontrol populasi mangsa. Contoh : Singa dengan mangsanya, yaitu kijang, rusa,dan burung hantu dengan tikus.  3) Parasit...